Login
  • Ibnu Qoyyim berkata: والصائم هو الذي صامت جوارحه عن الآثام ولسانه عن الكذب والفحش وقول الزور وبطنه عن الطعام والشراب وفرجه عن الرفث “Orang yang berpuasa adalah yang anggota tubuhnya berpuasa dari dosa-dosa, lisannya berpuasa dari ucapan dusta, perkataan keji dan persaksian palsu, perutnya berpuasa dari makan dan minum, dan kemaluannya berpuasa dari jima’.” [Al-Wabilus Shayyib: 43]...

  • Al-Wabil As-Shayyib / Ibnu Qoyyim Edisi (1) Bulan Ramadhan 1443 H Sabda Nabi shallallaahu alaihi wasallam: « … وَآمُرُكُمْ بِالصِّيَامِ، فَإِنَّ مَثَلَ ذٰلِكَ كَمَثَلِ رَجُلٍ فِيْ عِصَابَةٍ مَعَهُ صُرَّةٌ فِيْهَا مِسْكٌ، فَكُلُّهُمْ يَعْجَبُ أَوْ يُعْجِبُهُ رِيْـحُهَا، وَإِنَّ رِيْحَ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ…». “Dan aku memerintahkan kepada kalian untuk berpuasa; karena perumpamaan orang yang berpuasa itu seperti orang yang berada dalam sekelompok orang dengan membawa kantung berisi minyak kasturi. Mereka takjub atau dibuat takjub oleh aroma-nya, dan sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah daripada aroma kasturi.” (Ahmad dalam al-Musnad (IV/202) dan at-Tirmidzi......

  • ...

  • ...

  • ...